Kabar Pengukuhan Doktor dan Foto Unik, Viral di Makassar

Azis Nojeng
Sebuah Catatan Facebook milik Andhika Mappasomba, Sastrawan Makassar membuat postingan dan menjadi viral.
Postingan tersebut merupakan ucapan selamat untuk seorang Doktor, sahabat Andhika. Berita tersebut menjadi viral karena foto yang ikut diunggahnya memuat tulisan yang cukup ironis.

Berikut catatannya, dikutip langsung dan utuh oleh jurnalis KPI, Ian Konjo.

Saya mengenal lelaki ini sejak belasan tahun silam di Bengkel Sastra UNM Makassar. Salah satu kawan saya yang sangat rendah hati. Namun begitu, jika dia menemukan hal burul padaku, dia tak menyimpannya. Dia akan mengungkapkannya. Termasuk jika salah ketik di facebook.

Asis Daeng Nojeng. Suaranya kerap membahana di Radio Gamasi 105.9 FM Makassar belakangan ini. Kini masih sangat aktif menggunakan sepeda ontel di jalanan Kota Makassar.

Azis Nojeng
Asis Daeng Nojeng

Orangnya sangat serius. Malah boleh disebut jarang tertawa. Postur tubuhnya yang tinggi dan berambut gondrong, membuatnya sangat berwibawa dan boleh disebut menakutkan. Kulit hitam dan tatapan tajam, membuatnya tampak lebih keren disebut mengerikan.

Pada tahun 2005(?) bersama Rina Nose dan Sule, bersama grup lawak KARBIT Makassar, muncul di layar kaca TPI. Sejak itulah saya semakin mengenalnya dengan baik sebagai seorang Pemain BOLA yang tangguh seperti Maradona.

Pagi ini saya melihat undangannya di pesan facebook. Dia akan dikukuhkan sebagai seorang Doktor. Pikiran saya bergelayut. Sepertinya ini masa yang tepat untuk mengajaknya beralih profesi untuk menjadi anak nongkrong.

Lelaki berPembawaan serius ini sudah dua kali berurusan dengan penegak hukum. Pertama saat mengurus SIM dan yang kedua kalinya saat mengurus perpanjangan SIM.

Selamat menempuh hidup baru buat Doktor @Asis Nojeng. Semoga samawa ndik bulaengku. Perempuan memang begitu.


Selain catatan bung Andhika ini, sejumlah teman Asis Daeng Nojeng membuat catatan di facebook. Termasuk Roni Salassa, seorang guru di Gowa dan Rahman Pocing seorang jurnalis di Semarang.